Berita Hawzah – Rapat Dewan Dakwah Hawzah Ilmiyah Provinsi Gilan, Iran digelar dengan kehadiran Hujjatul Islam wal Muslimin Rasul Falahati, perwakilan Pemimpin Tertinggi di provinsi tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, beliau menegaskan bahwa dakwah agama merupakan misi utama para nabi, dan menyampaikan: “Para rasul senantiasa hadir sebagai penyampai risalah ilahi, pembawa cahaya petunjuk bagi umat.”
Hujjatul Islam Falahati menekankan bahwa jika dakwah diniatkan semata-mata untuk meraih keridhaan Ilahi, maka pesan yang dibawa para ulama akan menyentuh hati dan membawa pengaruh yang mendalam.
Seraya menyoroti peran sentral mimbar, mihrab, dan interaksi langsung dengan masyarakat, beliau menyatakan: “Metode-metode ini tetap menjadi sarana paling efektif dalam menyampaikan nilai-nilai agama. Di tengah kemajuan teknologi, peran masjid dan pendekatan tradisional dalam membimbing umat tidak boleh dipinggirkan atau direduksi.”
Beliau menyebut para ulama sebagai lidah penyampai Islam, dan menambahkan: “Menggali sumber-sumber Al-Qur’an dan Ahlulbait adalah tanggung jawab utama para dai dalam mengangkat kualitas intelektual dan moral masyarakat.”
Hujjatul Islam Falahati juga menekankan bahwa ketulusan niat adalah ciri utama seorang dai sejati, seraya menyebut Imam Khomeini (ra) dan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam sebagai teladan para dai yang melalui perjuangan ilmiah dan dakwah telah mengangkat martabat Islam di panggung dunia.
Dalam kesempatan itu, beliau juga menekankan pentingnya penguatan pendidikan agama di tingkat sekolah dasar dan menengah, dan menyatakan: “Peran ulama dalam menyampaikan nilai-nilai agama kepada anak-anak dan remaja harus lebih diperkuat dan diperluas.”
Your Comment